Gejala dan Jenis Penyakit Kista Ovarium

shares |

a href=Kista ovarium adalah kondisi dimana terdapat cairan yang keluar dan tumbuh di dalam ovarium. Ada juga yang bilang bahwa itu adalah kista fungsional karena telur akan dilepaskan ketika ovulasi. Kista ovarium dapat menjadi pemicu timbulnya permasalahan lain, bisa saja kanker ovarium.

Gejala Kista Ovarium

Penyakit kista ovarium memiliki gejala yang sama dengan wanita normal lainnya, sehingga tidak banyak wanita yang tahu tentang ini. Biasanya gejala yang dirasakan dapat terjadi ketika haid, misalnya kantung kemih sakit dan juga rasa nyeri spontal ketika melakukan hubungan intim. Untuk itu Anda harus mengetahui apa saja gejala yang akan timbul saat seseorang menderita penyakit kista ovarium. 

Dengan melihat gejalanya, Anda bisa mengetahui aakah kista tersebut bersifat ganas atau mungkin sebaliknya. Berikut ini gejala-gejala yang akan Anda rasakan saat mengalami kista ovarium.
  1. Perut terasa kembung, perut menjadi terasa penuh dan berat
  2. Sulit buang air kecil karena kantung kemih Anda tertekan
  3. Siklus menstruasi menjadi tidak teratur
  4. Rasa nyeri yang timbul di sekitar panggul, biasanya terfokus pada satu titik atau sesekali berpindah ke bagian paha
  5. Nyeri saat Anda bersenggama
  6. Payudara menjadi keras
  7. Mual, bahkan bisa muntah-muntah

Berikut ini jenis-jenis kista ovarium:

1. Kista Folikuler

Ini adalah jenis kista yang sederhana dan terbentuk akibat tidak terjadinya proses ovulasi atau pecahnya folikel.

2. Kista Corpus Luteum

Kista ovarium jenis ini bersifat fungsional dan terbentuk karena adanya sel telur yang dilepaskan dari folikel sehingga berubah menjadi corpus luteum.

3. Kista Hemoragik

Kista ovarium jenis ini bersifat fungsional dan terbentuk karena terjadinya pendarahan pada kista.

4. Kista Dermoid

Kista jenis ini dapat tumbuh hingga ukuran mencapai diameter 15 cm.

Bukan berarti setelah Anda mengalami gejala itu semua Anda dipastikan mengidap kista ovarium, perlu dilakukan pemeriksaan khusus yang dapat menelurkan hasil apaah Anda berpotensi menderita kista jinak atau justru kista yang mempengaruhi kondisi kesehatan.

Related Posts