Kandungan Nutrisi dan Manfaat Kacang Almond

shares |

http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2013/08/manfaat-kacang-almond.html
Kacang Almond merupakan salah satu Superfood (istilah untuk makanan yang mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan). Meskipun almond pemilik nama "kacang" namun pohonnya berbeda dengan kacang panjang, kacang tanah dan kacang kedelai. Di Indonesia sendiri, kacang almond dikenal dengan nama kacang Badam.

Almond merupakan sumber nutrisi penting, vitamin, mineral, asam lemak, dan serat makanan yang diperlukan untuk otak dan tubuh yang sehat. Selain bisa dimakan secara mentah, kacang almond juga biasa digunakan sebagai bahan dalam membuat salad.

Almond juga mengandung vitamin E ekstra, vitamin B kompleks, dan asam lemak omega-3. Mengkonsumsi segenggam almond setiap hari menyediakan asupan protein yang cukup tinggi sehingga akan mencegah Anda dari rasa lapar yang berlebihan. Ditambah lagi, Anda akan mendapatkan semua vitamin penting yang dibutuhkan tubuh Anda.

Manfaat Kacang Almond untuk Kesehatan


Nah, berikut ini merupakan manfaat kacang almond untuk kesehatan seperti dikutip dari Zeenews.com:

1. Menurunkan kolesterol

Konsumsi secara teratur almond bisa membantu menjaga kadar kolesterol karena membantu meningkatkan protein high density lipoproteins (HDL) atau kolesterol ‘baik’ dan menurunkan jumlah protein low density lipoproteins (LDL) atau kolesterol ‘jahat’.

3. Kesehatan kulit

Minyak almond digunakan secara luas untuk perawatan kulit. Kulit manusia cenderung kehilangan minyak esensial, karena adanya aktivitas sehari-hari dan kekeringan kulit pada musim dingin. Tetapi, body massage dengan minyak almond bisa memberikan keajaiban bagi kulit dengan mengembalikan kemilau yang hilang.

6. Perkembangan janin

Asam folat dalam almond memainkan peran penting dalam pertumbuhan yang sehat dari sel dan jaringan. Mengonsumsi almond bisa bertindak sebagai sistem pertahanan yang kuat terhadap cacat lahir. Oleh karena itu, almond sangat diperlukan untuk pertumbuhan janin yang sehat.

2. Perkembangan otak

Jika Anda ingin memori yang baik, maka konsumsilah setidaknya 4-5 almond setiap hari karena membantu mempertajam memori.

4. Mencegah sembelit

Almond merupakan sumber makanan yang kaya akan serat. Dengan demikian, almond mampu membantu mencegah sembelit dan membantu kinerja gerakan usus.

5. Perlindungan terhadap diabetes

Almond mengontrol kenaikan gula darah dan tingkat insulin yang tidak diinginkan setelah setiap makan, sehingga berfungsi sebagai dinding pelindung terhadap diabetes.

Kandungan Nutrisi Kacang Almond


Para peneliti telah melakukan studi yang telah menemukan beberapa fakta gizi yang menakjubkan tentang almond. Anda mungkin sudah tahu bahwa almond mengandung lemak sehat yang baik untuk jantung. Akan tetapi, ternyata almond juga dilengkapi dengan segudang nutrisi penting lainnya, mulai dari vitamin, mineral, protein, serat, dan tentu saja asam lemak sehat. Semua nutrisi penting tersebut merupakan antioksidan yang sangat baik untuk membantu Anda menangkal radikal bebas dalam tubuh sehingga mampu membantu melawan kanker dalam tubuh.

Almond juga kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal seperti oleat dan palmitoleat untuk menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik. Dan itu berarti bahwa almond dapat mencegah penyakit jantung koroner dan stroke.

Taburkan almond cincang pada oatmeal atau roti gandum Anda dalam menu sarapan Anda. Atau konsumsilah segenggam almond panggang untuk menu snack kaya protein Anda. Masukkan almond ke dalam menu harian Anda dan sertakan manfaat gizinya untuk kesehatan Anda, bahkan untuk membantu Anda menurunkan berat badan maupun membentuk otot.

Kacang Almond
Nilai nutrisi per 100 g (3.5 oz)
Energi 2.418 kJ (578 kcal)
Karbohidrat 20 g
- Gula 5 g
- Dietary fibre 12 g
Lemak 51 g
- tak jenuh 4 g
- tak jenuh tunggal 32 g
- tak jenuh majemuk 12 g
Protein 22 g
Thiamine (Vit. B1) 0.24 mg (18%)
Riboflavin (Vit. B2) 0.8 mg (53%)
Niacin (Vit. B3) 4 mg (27%)
Asam Pantothenat (B5) 0.3 mg (6%)
Vitamin B6 0.13 mg (10%)
Folat (Vit. B9) 29 μg (7%)
Vitamin C 0.0 mg (0%)
Kalsium 248 mg (25%)
Zat Besi 4 mg (32%)
Magnesium 275 mg (74%)
Fosfor 474 mg (68%)
Kalium 728 mg (15%)
Seng 3 mg (30%)
Persentase merujuk kepada rekomendasi Amerika Serikat untuk dewasa.
Sumber: Data Nutrisi USDA

Related Posts