Showing posts with label Gejala Penyakit. Show all posts
Showing posts with label Gejala Penyakit. Show all posts
Wednesday, December 14, 2016

Gejala Asam Urat, Penyebab dan Cara Mencegah

http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2014/05/gejala-asam-urat.html
Info Kesehatan - Asam urat merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh menumpuknya zat purin dalam tubuh. Zat purin yang berlebihan ini akan diolah oleh tubuh menjadi asam urat, namun dikarenakan zat purin yang berlebih membuat tubuh kewalahan dalam mengolah sehingga ginjal akan mengalami gangguan yaitu tidak mampu mengeluarkan asam urat dengan benar yang berujung pada rasa nyeri di bagian persendian akibat adanya tumpukan kristal di bagian persendian.

Bicara soal zat purin, apakah Anda sudah tahu apa itu? Jika belum, mari kita kenali dulu sebelum lebih jauh mengulas tentang penyakit asam urat ini.

Zat purin merupakan zat yang terbentuk dari makanan yang kita konsumsi sehari hari seperti yang berasal dari tubuh makhluk hidup, buah-buahan, dan sayur-sayuran. Jadi bisa diambil kesimpulan bahwasanya penyakit asam urat merupakan sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi tiap hari dimana lebih dominan menyerang seseorang pada usia lanjut. Asam urat juga mengundang beberapa penyakit lain seperti diabetes, gangguan ginjal atau hipertensi. Jika dibiarkan tanpa dilakukan berbagai tindakan medis bisa mengakibatkan terjadinya penyakit batu ginjal yang berujung pada gagal ginjal

Gejala Penyakit Asam Urat


Kenali apa saja tanda-tanda penyakit asam urat agar Anda bisa memberi diagnosa pada diri sendiri jika akan menderita penyakit ini, namun ada baiknya Anda langsung menanyakan pada dokter jika tubuh Anda memberi sinyal berupa gejala seperti berikut ini.

1. Ketika bangun tidur di pagi hari dan menjelang tidur di malam hari biasanya sendi akan terasa nyeri dan hal ini terjadi tiap hari.
2. Beberapa rasa nyeri pada persendian biasanya disertai dengan linu, ngilu, kesemutan, pembengkakan, dan meradang dengan warna kemerahan.
3. Di bagian lengan akan terasa nyeri sendi, lebih tepatnya pada area seperti jari tangan, jari kaki, pergelangan tangan, bagian siku, lutut dan tumit.
4. Jika sudah parah, biasanya gejala yang timbul adalah saat Anda bergerak dalam beraktivitas sendi akan mengalami rasa sakit yang tak biasa.

Penyebab Penyakit Asam Urat


Asam urat terjadi disebabkan oleh beberapa makanan yang kita konsumsi tiap hari dimana makanan-makanan ini seharusnya (juga) menjadi pantangan bagi penderita asam urat, apa saja? Simak berikut ini beberapa jenisnya.

1. Makanan jeroan seperti hati, otak, babat, ginjal, usus, paru, dan limpa.
2. Daging-dagingan seperti daging sapi, daging kambing, hingga daging kuda.
3. Makanan laut (seafood) seperti cumi-cumi, kerang, sotong, remis, ikan sarden, ikan teri, tiram, dan udang.
4. Ekstrak daging seperti dendeng dan abon.
5. Daging bebek kalkun dan angsa.
6. Makanan yang dikemas dalam kaleng seperti sarden, kornet sapi, dan masih sebagainya.
7. Untuk buah-buahan yang menjadi pantangan sekaligus penyebab asam urat misalnya nanas dan durian.
8. Beberapa sayuran seperti bayam, buncis, kembang kol, jamur kuping, daun singkong, daun pepaya, dan aspragus.
9. Kacang-kacangan seperti tauge, kacang hijau, kacang tanah, melinjo, kacang kedelai dan olahannya seperti tempe dan oncom.
10. Makanan yang mengandung protein disertai tinggi lemak.

Cara Mencegah Penyakit Asam Urat


Untuk mencegah penyakit ini Anda bisa melakukan beberapa hal seperti berikut.
  • Banyak mengonsumsi buah-buahan yang kaya vitamin C seperti jeruk, strawberry, dan pepaya.
  • Buah dan sayur yang bisa juga mengobati asam urat seperti buah naga, sawi putih, belimbing sayur, sawi hijau, tomat, dan jahe.
  • Konsumsi makanan yang juga kaya potasium seperti pisang, yoghurt, dan kentang.
  • Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks melimpah seperti roti, ubi, singkong, dan nasi.
  • Kurangi makan makanan manis seperti permen, gula, sirup, arum manis, dan gulali.
  • Bagi Anda yang berpostur gembul, segera melakukan diet untuk menurunkan berat badan Anda.
  • Jangan minum obat aspirin.
  • Jangan bekerja terlalu ekstra agar tubuh tidak kelelahan.
  • Olahraga rutin minimal 3 kali dalam seminggu.
  • Minum air putih minimal 8 gelas sehari atau 2 liter air mineral.

Untuk lebih menambah pengetahuan anda mengenai penyakit ini silahkan baca juga artikel mengenai obat asam urat tradisional. Sampai disini apakah Anda sudah mengenal apa saja gejala asam urat, penyebab asam urat, dan cara mencegah asam urat?

Gejala Usus Buntu, Penyebab dan Cara Pengobatan

http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2014/05/gejala-usus-buntu.html
Info Kesehatan - Usus buntu (Apendistis) merupakan sebuah penyakit yang dipicu oleh meradangnya usus buntu, mengalami luka, dan pecah. Jika sudah begitu maka usus buntu akan terasa sakit dalam waktu yang tidak sebentar sehingga tak jarang yang membuat tubuh Anda menjadi lemah terbaring di atas ranjang kamar perawatan di rumah sakit. Umumnya, penyakit usus buntu diatasi dengan jalan operasi.

Jika Anda belum mengenal atau tidak paham mengenai penyakit ini, mari kita bahas satu persatu mengenai gejala usus buntu, penyebab usus buntu, dan cara mencegah usus buntu. Berikut ini akan saya coba ulas satu persatu setiap subtopik dari penyakit usus buntu agar Anda bisa melakukan berbagai tindakan pencegahan setelah mengetahui apa saja penyebab usus buntu.

Gejala Penyakit Usus Buntu


Sebelum terlambat, kenali gejala awal penyakit usus buntu yang acap kali di rasakan oleh seseorang yang mungkin akan terserang penyakit usus buntu.

1. Sakit di bagian pusar

Seperti yang dilansir dari laman Health Me Up, gejala paling umum yang dirasakan oleh penderita adalah terasa sakit di bagian pusar (bukan sakit perut) sehingga membuat tubuh dalam kondisi tak nyaman akibat rasa sakit itu. Tanpa disadari rasa sakit ini akan menjalar ke bagian perut bawah secara perlahan.

2. Rasa sakit yang semakin parah

Awalnya terasa biasa sakitnya, namun lama kelamaan akan terasa semakin parah sakitnya. Di saat seperti ini si penderita akan kesulitan untuk melakukan berbagai aktivitas karena rasa sakit yang sangat parah pada bagian perut.

3. Demam

Banyak penyakit yang ditandai dengan demam, tak terkecuali usus buntu. Secara bersamaan demam akan Anda alami disaat perut juga kesakitan. Dalam situasi dan kondisi yang semakin parah, suhu tubuh Anda akibat demam pun akan semakin tinggi.

4. Mual dan muntah

Ketika demam tak jarang Anda juga merasa mual dan mengalami muntah-muntah. Memang terlihat biasa di awal, namun jika hal ini berlangsung selama lebih dari 12 jam, Anda harus ke dokter untuk menanyakannya.

5. Diare

Dari beberapa studi kasus usus buntu yang diderita seseorang, rasa sakit perut juga dibarengi dengan diare. Kotoran yang dikeluarkanpun berbentuk lendir, dan jika Anda sudah mengalami ini, segera periiksakan pada dokter.

Penyebab Penyakit Usus Buntu


Setiap penyakit pasti ada gejala dan penyebabnya, jadi sekarang Anda juga harus tahu apa saja penyebab usus buntu yang akhirnya bisa menyerang setiap orang tanpa terkecuali dokter.

1. Infeksi pada usus akibat bakteri
2. Terjadi penyumbatan pada lapisan lumen (saluran) appendiks yang disebabkan oleh tumpukan tinja/feces yang keras (fekalit)
3. Terjadi pembesaran atau hyperplasia pada jaringan limfoid
4. Terlalu sering mengonsumsi cabai bersama bijinya, atau bisa juga akibat mengonsumsi jambu klutuk langsung dengan bijinya sehingga sulit dicerna tubuh, akibatnya sampah ini akan dimanfaat oleh bakteri untuk berkembang biak dan menyebabkan infeksi yang berujung pada radang usus buntu.
5. Adanya cacing yang masuk kedalam usus buntu sehingga menyebabkan penyakit usus buntu.


Cara Mengobati Penyakit Usus Buntu


Langkah pengobatan sudah pasti harus melakukan operasi, namun sebenarnya ada juga cara mencegah penyakit usus buntu, yaitu menggunakan ramuan tradisional yang diminum langsung oleh kita, ramuan ini terbuat dari beberapa bahan alami yang mudah ditemukan di pasar.

Berikut ini cara membuat ramuan tradisional untuk mencegah penyakit usus buntu:

Bahan:
 Segelas air panas
 2 ruas kunyit
 2 sdm air perasan jeruk nipis
 Gula merah secukupnya, dan
 Garam dapur secukupnya

Cara membuat ramuan:
1. Kupas kulit kunyit, cuci dan parut semuanya.
2. Peras setiap ruas kunyit agar sarinya keluar, dan pisahkan sarinya pada sebuah wadah.
3. Diamkan beberapa menit sampai sari kunyit mengendap.
4. Gunakan air bening (bukan yang mengendap) dengan cara diminum sehari sekali selama 7 hari berturut-turut. Sebelum meminum, pastikan untuk mencampur semua bahan yang belum diolah pada ramuan.

Usai sudah pembahasan mengenai gejala usus buntu, penyebab usus buntu, dan cara mencegah usus buntu. Semoga dengan adanya artikel ini, Anda lebih terbantu untuk melakukan pola hidup sehat agar tubuh tak rentan menderita penyakit berbahaya semacam ini.
Wednesday, February 24, 2016

Gejala Diabetes, Penyebab dan Cara Mencegahnya

http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2014/05/gejala-diabetes-penyebab-dan-cara.html
Sekarang ini sedang marak-maraknya produksi minuman dingin dalam botol dengan berbagai varian rasa. Salah satu jenis minuman tersebut misalnya teh yang diberi perisa manis berlebih sehingga jika di konsumsi secara berlebihan bisa meningkatkan kadar gula dalam darah tubuh para peminumnya.

Tak banyak orang yang bisa mendiagnosa diri apakah kadar gula dalam darahnya normal, dibawah batas normal atau justru sangat, hal ini bisa di siasati dengan mudah yaitu memeriksakan diri pada dokter agar mendapat kejelasan informasi.

Berbicara tentang diabetes yang memang diakibatkan oleh berlebihnya kadar gula dalam darah. Penyakit ini juga tak banyak yang paham apakah menimpa dirinya atau tidak karena tanpa disadari Anda bisa saja menderita penyakit ini tanpa tanda-tanda yang jelas.

Untuk itu sebagai langkah awal lebih Anda kenali apa saja gejala penyakit diabetes melitus, setelah itu ketahui juga penyebab dan cara mencegahnya.

Gejala Penyakit Diabetes Melitus


Penyakid diabetes dibagi menjadi 2 tipe, yaitu diabetes tahap awal dan diabetes tahap lanjut.

#Gejala Diabetes Tahap Awal

 Poliuri => Disini penderita akan sering buang air kecil, khususnya saat malam hari dengan volume yang banyak. Seringnya buang air kecil ini disebabkan oleh tingginya kadar gula dalam darah yang tidak bisa di terima oleh ginjal. Salah satu penanganan yang mudah bisa Anda lakukan dengan konsumsi banyak air setiap harinya agar urin yang keluar tidak terlalu pekat dan banyak sebab ginjal sudah menarik sejumlah air yang Anda minum.
 Polidipsi => Pada kondisi semacam ini tubuh Anda akan kekurangan cairan akibat ditarik oleh ginjal sehingga tubuh akan terus merasa haus (dehidrasi).
 Polifagi => Tanda ini bisa dilihat saat kondisi tubuh yang sering merasa lemas akibat adanya gangguan pada insulin sehingga sel tubuh tak mampu mencerna gula dengan baik. Dengan begini secara otomatis tubuh akan kekurangan energi sehingga membuat otak kanan merespon Anda butuh makan.

#Gejala Diabetes Tahap Lanjut (Akut)

Jika kesemua gejala diabetes tahap awal sudah Anda alami, berarti Anda menderita gejala diabetes tahap lanjut (akut) yang biasa di gejalai oleh hal-hal berikut.
 Kesemutan dalam jangka waktu cukup lama dan sering.
 Kulit terasa berlapis alias tebal.
 Tubuh akan merasa panas dan seperti tertusuk-tusuk jarum.
 Mudah mengantuk dan kelelahan.
 Kram, dan
 Gairan seksual yang menurun drastis.

Pada ibu hamil sangat sering mengalami keguguran, sekalipun bayi lahir dengan selamat, berat badannya akan lebih dari 4 kilogram.

Jika Anda sudah tahu betul mengenai kondisi tubuh Anda apakah Anda terserang diabetes atau tidak, sekarang cari tahu juga apa penyebab diabetes melitus sehingga bisa menyinggah pada tubuh Anda.

Penyebab Diabetes Melitus


Sama, penyebabnya juga terbagi menjadi 2 tipe karena penyakit ini digolongkan menjadi 2 tipe, yuk simak.

#Penyebab Diabetes Tipe 1


Diabetes tipe 1 erat kaitannya dengan kerusakan sel beta pulau-puau Langerhans dalam pankreas. Saat-saat seperti ini yang membuat tubuh tak mampu memproduksi insulin.

Penderitanya bisa anak-anak maupun orang dewasa yang disebabkan oleh faktor genetis/keturunan. Para penderita diabetes tahap awal ini mau tidak mau harus mendapat suntikan insulin dari luar tubuh.

#Penyebab Diabetes Tipe 2


Diabetes tipe 2 ini hanya terjadi pada orang dewasa karena orang dewasa paling sering mengalami obesitas (kegemukan). Penyebabnya karena penderita diabetes tipe 2 hanya menghasilkan insulin dalam jumlah sedikit sehingga tak mencukupi kebutuhan tubuh karena ada komplikasi-komplikasi yang disebabkan oleh obesitas.

Pada umumnya penyakit diabetes disebabkan oleh pola hidup kurang sehat. Jelas saja, sekarang ini orang sudah jarang memperdulikan kesehatannya akibat diperdaya oleh teknologi sehingga malas berolahraga dan memelihara kondisi tubuhnya. Namun, tidak ada kata terlambat, segera cegah penyakit diabetes dengan cara berikut ini.

Cara Mencegah Diabetes Melitus


1. Kurangi porsi makan

Mengurangi porsi makan harian Anda bisa menjadi cara efektif untuk menghindari diabetes.

2. Olahraga

Mulailah rubah kebiasaan Anda berbaring santai diatas ranjang tiap bangun tidur di pagi hari. Motivasikan diri untuk hidup sehat dengan cara berolahraga agar tubuh tetap fit dan tak mudah terserang penyakit.

3. Menurunkan berat badan

Apakah Anda gemuk? Segera lakukan program diet sehat agar berat badan Anda turun karena berat badan berlebih bisa meningkatkan risiko tubuh terserang diabetes.

4. Sarapan

Sangat penting untuk sarapan tiap hari karena bisa mengurangi risiko diabetes. Konsumsilah makanan yang sehat karena bisa mengontrol kalori dan nafsu makan.

5. Hindari minuman manis

Inilah yang terpenting. Jangan terlalu sering minum soda atau minuman jenis lain yang rasanya sangat manis karena bisa meningkatkan risiko terkena diabetes lebih cepat.

Itulah beberapa langkah sederhana sebagai cara mencegah diabetes melitus agar tak menjangkiti Anda.

Setelah Anda mengenal betul apa itu gejala diabetes, penyebab diabetes, dan cara mencegah diabetes. Apakah yang akan Anda lakukan sekarang? Tetap ingin melakukan gaya hidup tak sehat setiap harinya? Pasti tidak.

Gejala HIV/AIDS, Penyebab dan Cara Mencegah

http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2014/05/gejala-hiv-aids.html
HIV (Human immunodeficiency virus) merupakan suatu virus yang menjadi pemicu seseorang mengidap penyakit AIDS. Virus ini masuk kedalam tubuh dengan cara menyerang sistem kekebalan (imunitas) tubuh, efeknya tubuh akan lemah saat memerangi virus yang masuk. Dengan kata lain virus yang hadir dalam tubuh ini membuat sistem imun mengalami defisiensi (kekurangan).

Ketika virus masuk, dalam kurun waktu satu hingga dua bulan, 40 - 90 persen penderitanya akan merasakan beberapa gejala umum yang diberi istilah ARS (Acute Retroviral Syndrome). Namun, menurut pakar kesehatan Michael Horberg, gejala tersebut tak muncul selama beberapa tahun, bahkan sepuluh tahun, setelah HIV menginfeksi tubuh.

Gejala HIV/AIDS


Berikut gejala lain yang akan dialami oleh penderita yang terserang HIV:

1. Demam

Demam ringan dengan suhu tubuh mencapai 102 derajat Fahrenheit merupakan gejala paling umum dan biasanya penderita juga mengalami kelelahan, terjadi pembesaran kelenjar getah bening dan sakit tenggorokan. Gejala ini terjadi ketika virus bergerak masuk ke aliran darah dan mulai mereplikasi atau memperbanyak diri dalam jumlah besar.

2. Kelelahan

Gejala ARS lainnya seperti merasa lelah akut dan lesu. Hal ini terjadi karena imunitas tubuh Anda sudah mulai melemah akibat serangan HIV. Dalam beberapa kasus ada beberapa penderita yang sampai tak mampu bernafas hanya karena berjalan.

3. Nyeri otot dan sendi

Gejala HIV mirip dengan flu, sifilis, atau hepatitis. Jadi tak heran jika banyak orang yang mengsalahartikan penyakit ini. Nyeri pada otot dan persendian biasanya lebih tertuju di bagian pangkah paha, ketiak dan leher.

4. Ruam pada kulit

Gejala ini bisa datang pada awal seseorang terinfeksi HIV. Namun, terkadang juga muncul belakangan jauh disaat HIV masuk kedalam tubuh.

5. Mual, muntah dan diare

Sekitar 30 sampai 60 persen penderita mengalami gejala yang satu ini. Diare akan terus dialami oleh penderita disertai mual bahkan muntah. Namun gejala ini tidak dialami oleh penderita yang sistem imunnya kuat sejak lama.

Penyebab HIV


Secara mendasar, HIV bisa disebabkan oleh beberapa faktor yang wajib Anda ketahui berikut:

1. Penggunaan jarum suntik yang kurang steril

Penggunaan jarum suntik yang tidak steril bisa meningkatkan risiko seseorang terkena AIDS. Biasanya hal ini terjadi pada kalangan orang yang hobi mengonsumsi Narkoba yang terkadang sering bertukar jarum suntik.

2. Seks bebas dan seks yang kurang sehat dan kurang aman

Ketika Anda berhubungan intim, upayakan untuk maenaggunakan pengaman. Sebab, virus HIV AIDS akan lebih mudah menular ketika aktivitas intim Anda tidak sehat dan tanpa pengaman.

Hubungan intim yang kurang aman dan tanpa dilengkapi pelindung (Kondom) lebih riskan dibandingkan memakai Kondom alias pelindung.

3. Penyakit keturunan

Jika orang tua atau kaker nenek Anda memiliki riwayat penyakit AIDS maka kemungkinan besar penyakit ini akan diwariskan pada Anda, dengan kata lain Anda akan menderita penyakit yang sama (kemungkinan besar).

Cara Mencegah HIV


Mekanisme penularan HIV terjadi saat berhubungan seksual, baik dengan lawan jenis ataupun sesama jenis (homo dan lesby), tukar dan saling meminjam alat suntik (jarum, semprit, kapas dan wadah untuk cairan) yang biasa dilakukan oleh pengguna narkoba, transfusi darah dan transplantasi organ yang tidak diskrining, tato, tindik, dan lebih berisiko selama kehamilan seorang ibu yang menularkan pada calon bayinya.

Pastikan agar Anda melakukan tindakan pencegahan penularan HIV AIDS ini agar terhindari dari penyakit mengerikan ini:
  • Tidak berhubungan seks ataupun saling pinjam dan tukar pasangan yang pernah berhubungan dengan orang yang terinfeksi virus HIV.
  • Pastikan ketika melakukan transfusi darah steril dari paduan virus HIV.
  • Penggunaan narkoba dengan jarum suntik memudahkan virus HIV untuk menyebar.

HIV AIDS merupakan penyakit yang masuk kedalam 5 besar penyakit yang belum ada obatnya didunia. Maka dari itu, jauhilah segala kegiatan yang berbau seks bebas dan gonta ganti pasangan agar Anda terhindar dari penyakit yang mengancam nyawa ini.

Gejala Demam Berdarah, Penyebab dan Cara Pencegahan

http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2014/05/gejala-demam-berdarah-penyebab-dan-cara.html
Demam berdarah atau demam dengue yang disingkat dengan DBD menjangkiti seseorang akibat infeksi virus dengue yang disebarkan atau ditularkan oleh nyamuk. Menurut wikipedia, penyakit ini juga disebut sebagai “breakbone fever” atau “bonebreak fever” (demam sendi) karena pengidap akan merasakan beberapa problem seperti nyeri hebat yang seakan-akan membuat tulang remuk dan patah.

Gejala Demam Berdarah


Beragam gejala yang dirasakan oleh penderita umumnya adalah sakit kepala, kulit kemerahan seperti sedang campak, nyeri otot dan persendian.

Lebih lengkap dan jelasnya seputar gejala DBD adalah sebagai berikut:
  • Tiba-tiba tubuh mengalami demam hebat selama 2 - 7 hari (38 - 40 derajat celcius)
  • Ketika virus menyebar akan timbul gejala sepeti tubuh menggigil meski cuaca sedang terik, sakit kepala, nyeri ketika menggerakan bola mata ke segala arah dan tak jarang yang mengalami nyeri punggung
  • Mulai terlihat bintik-bintik merah seperti campak saat melakukan pemeriksaan dengan metode uji torniquit
  • Terjadi pembengkakan hati
  • Sering syok karena tekanan darah menurun
  • Trombosit akan menurun dibawah 100.000/mm3 dan terjadi peningkatan hematokrit diatas 20%
  • Seiring tersebarnya infeksi virus dalam tubuh, hidung akan mengeluarkan darah (mimisan)
  • Saat buang air besar kotoran yang dikeluarkan berupa lendir yang bercampur dengan darah (melena)

Penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)


Demam berdarah dengue disebabkan oleh infeksi virus dengue yang secara sistem ilmiah menamakan dan menklasifikasikan virus ini kedalam famili Flaviviridae dan egnus Flavivirus.

#Proses Penularan Virus

Virus ini bernaung dalam tubuh manusia karena ditularkan atau disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini umumnya menyebarkan virus di siang hari melalui gigitannya, satu gigitan bisa menginfeksi manusia.

Ketika nyamuk ini menggigit orang, air liur yang menyimpan dengue secara bersama akan masuk ke kulit yang kemudian akan tercampur dan mengalir dalam sel darah putih orang yang terinfeksi. Kalau sudah begini, sel darah putih yang seharusya membantu memproteksi tubuh dari berbagai ancaman malah menjadi media virus dengue untuk memperbanyak diri atau memproduksi kembali ketika sel darah putih ini bergerak-gerak dalam tubuh.

Cara Mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD)


Dilhat dari mekanisme penyebaran virus membuat para ahli medis mencari cara bagaimana seluruh masyarakat paham untuk menindaklanjuti penyakit ini agar tidak tersebar dengan mudah dengan melakukan langkah pencegahan. Pasti Anda sudah tak asing dengan yang namanya 3M, karena di TV sudah banyak iklan tentang ini. Ya, 3M merupakan langkah pencegahan paling mudah secara keseluruhan. Tapi tahukah Anda kalau ada cara lain yang bisa mencegah virus ini dengan mudah menyusup kedalam sel darah putih.

Lebih jelasnya berikut ini kiat-kiat untuk mencegah penyebaran virus ini:

Hindari ruangan yang lembab
Ruangan yang lembab sangat disukai oleh nyamuk jadi tak heran jika Anda kesal ketika tidur banyak sekali nyamuk yang menggerogoti kulit. Maka dari itu, agar tidur Anda bisa nyenyak dan nyamuk minggat dari kamar, bersihkan kamar Anda agar besih dan segar. Jangan lupa juga perbaiki dan perbanyak sirkulasi udara agar ruangan Anda tidak pengap.

Segera cuci baju kotor yang menumpuk
Pada baju dan kotor (apalagi tercampur keringat) memiliki banyak kuman yang bisa dijadikan santapan lezat oleh nyamuk. Tentu Anda sering melihat banyak nyamuk yang hinggap pada pakaian kotor. Maka dari itu cuci baju Anda sekarang juga, jangan biarkan menumpuk.

Tanamlah tanaman yang bisa mengusir nyamuk
Ada beberapa tanaman yang tidak disukai nyamuk, biasanya tanaman ini diolah menjadi obat nyamuk atau krim untuk mengoles tubuh yang digunakan sebelum tidur. Misalnya, bunga lafender dan jeruk. Jka Anda ingin membuat suasana rumah yang bersih dan terbebas dari nyamuk, coba tanam tanaman ini di halaman rumah Anda.

Demam berdarah merupakan penyakit yang paling sering menyerang seseorang saat musim penghujan. Jadi tak heran banyak orang yang masuk rumah sakit karena DBD saat musim hujan, jika Anda tak ingin istirahat selamat beberapa hari diatas ranjang rumah sakit, lakukan langkah pencegahan tadi agar terbebas dari gigitan nyamuk penyebab DBD.

Gejala Kanker Otak, Penyebab dan Cara Mencegah

http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2014/05/gejala-kanker-otak-penyebab-dan-cara.html
Kanker otak merupakan sebuah tumor yang menyerang otak sehingga kesehatannya pun terganggu. Jika otak sudah tak sehat, maka organ lain akan ikut-ikutan terganggu dan akhirnya tak jarang manusia yang mengalami kematian karena penyakit ini. Tumor otak bisa menyerang kita kapan saja dan dimana saja, tapi soal usia biasanya penyakit ini menyerang seseorang yang telah dewasa.

Kanker otak lebih suka disebut sebagai ‘tumor otak’ oleh dokter sebab tidak selalu berujung kematian. Tapi dalam beberapa studi kasus tumor otak jinak ketika tumbuh akan menekan bahkan menghancurkan jaringan otak normal lainnya sehingga bisa berakibat fatal seperti kelumpuhan yang akan dialami oleh pengidap.

Gejala Kanker Otak


Kanker otak bisa Anda kenali dari beberapa gejala namun tidak mudah untuk dideteksi karena target serangan berada pada otak yang merupakan organ penting dalam tubuh yang tak terlihat dari luar. Walau bagaimanapun Anda harus mengetahui gejalanya karena bisa saja suatu saat Anda akan terserang, maka dari itu waspadai beberapa indikasi yang bisa menentukan seseorang apakah tengah merasakan gejala kanker otak atau tidak.

Beberapa gejala kanker otak yang umum dijumpai adalah sebagai berikut:
  • Sering mengalami sakit kepala
  • Berbeda dengan pusing, rasa sakit yang timbul seperti kepala tertekan dalam waktu cukup lama dan menyerang pengidap secara berulang-ulang.
  • Mudah mual. Calon pengidap biasanya merasa mual.
  • Tubuh lemas. Pengidap kanker otak sering mengeluh karena tubuhnya lemas. Untuk itu Anda wajib waspada jika sering lemas meski tidak sedang mengerjakan pekerjaan berat.
  • Sulit berjalan. Saat melangkahkan kaki tubuh terasa sempoyongan dan ingin pingsan. Hal ini disebabkan karena pengontrol aktivitas tubuh dalam otak terganggu oleh keberadaan sel-sel kanker.
  • Sulit mendengar dan melihat. Bisa melihat dan mendengar namun kesusahan sebab pengidap akan mengalami penurunan daya dengar dan daya lihat. Tanda-tanda ini semakin mengerikan dan parah seiring bertambahnya sel kanker yang menggerogoti otak.
  • Mati rasa di kaki dan tangan. Akan terjadi gangguan saraf pada kedua organ tubuh yaitu kaki dan tangan sehingga sering mengalami mati rasa.

Penyebab Kanker Otak


Tumor otak tumbuh dalam kepala bisa disebabkan oleh beberapa faktor, namun tidak sepenuhnya dikenali. Namun, dalam beberapa kasus biasanya tumor ini tumbuh akibat terjadinya kerusakan genetika seperti pada kasus neurofibromatosis, sindrom Turcot dan sebagainya. Para peneliti membuahkan hasil pendapat bahwa paparan radiasi otak acap kali meningkatkan risiko terkena kanker otak dalam kurun waktu 20 hingga 30 tahun.

Cara Mencegah Kanker Otak


Disini akan dikupas juga mengenai tindakan apa yang mesti Anda lakukan agar tumor yang akan tumbuh di otak akan tercegah. Hal ini diharapkan bisa mengurangi angka kematian seseorang akibat penyakit ini, berikut ini tips menghindari dan mencegah risiko terkena kanker otak:

1. Usahakan untuk menjaga kepala Anda agar tidak terbentur pada benda yang keras karena bisa membahayakan kesehatan otak dan menambah risiko terserang kanker otak. Untuk itu jangan lupa gunakan helm saat berkendara.
2. Jangan terlalu sering menggunakan benda dengan radiasi tinggi seperti handphone karena aliran sinyal yang melintasi otak dengan level tertentu bisa menyebabkan perubah sel abnormal. Untuk itu, ketika tidur usahakan untuk mematikan ponsel Anda atau pada smartphone dengan OS Android bisa menjadikan mode pesawat.
3. Jauhi bahan yang mengandung karsinogenik seperti minyak goreng yang digunakan untuk menggoreng secara berulang-ulang, maka dari itu ganti secara bertahap.
4. Perbanyak konsumsi makanan yang kaya serat dan biasakan untuk menjauhi makanan yang berlemak.
5. Konsumsi juga buah-buahan segar yang memiliki kandungan antioksidan seperti kurma, jeruk, kismis, stroberi, buah plum dan anggur merah sebab kandungan antioksidan mampu melancarkan peredaran darah pada saraf otak sehingga bisa menghindari terjadinya penyempitan atau penyumbatan pada pembuluh darah.

Kanker otak merupakan penyakit yang berbahaya dan tak pandang bulu ingin menjangkiti siapa saja. Maka dari itu Anda harus melek kesehatan agar tidak mengidap penyakit yang mengerikan seperti ini, biasakan untuk bergaya hidup sehat dan rajin ke dokter untuk mengecek kondisi.

Gejala Penyakit Jantung, Penyebab dan Cara Mencegah

Penyakit jantung yang menjadi penyebab serangan jantung (infark miokardial) saat ini menjadi pembunuh nomor satu pada orang dewasa di Amerika. Berikut ini statistik pengidap penyakit jantung di Amerika Serikat:
  • 1.500.000 orang menderita serangan jantung.
  • 478.000 orang berujung pada kematian akibat serangan penyakit jantung koroner.
  • 407.000 orang mengalami operasi peralihan.
  • 300.000 orang menjalani angioplasti (operasi jantung yang tidak dianggap besar) yang diperkenalkan oleh Dr. Andreas Gruentzig pada tahun 1970an.

Data tersebut diperoleh dari situs Wikipedia yang juga menjelaskan kalau penyakit yang mematikan ini terus bertambah penderitanya dari tahun ke tahun. Pemicunya tak jauh dari pola hidup yang kurang sehat dan banyak dilakukan seiring berkembangnya zaman membuat seseorang lupa akan kesehatannya.

Gejala Penyakit Jantung


http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2014/05/gejala-penyakit-jantung.html
Lantas, apa dan bagaimana gejala penyakit jantung?

Secara global gejala umum yang dialami oleh penderita adalah kekurangan jumlah darah yang seharusnya dibutuhkan oleh jantung, namun karena darah yang tidak mampu memasok oksigen ke jantung dengan cukup membuat jantung jadi terganggu.

Gejala-gejala penyakit jantung antara lain:

1. Angina (Dada serasa nyeri dan tertekan)
2. Aritmia, yaitu sebutan untuk menunjukkan keadaan irama jantung yang mampu menyebabkan palpitasi (jantung tidak berdenyut dengan semestinya/abnormal)

Ketika penyakit ini mulai dialami oleh penderita, otot-otot jantung akan tak berfungsi alias mati sewaktu kehabisan darah. Karena hal ini banyak orang yang meninggal setelah beberapa kali tersiksa dengan serangan jantung.

Penyebab Penyakit Jantung


Pola hidup tak sehat menjadi faktor pemicu terbesar seseorang berisiko terserang penyakit jantung. Beberapa faktor lain penyebab penyakit ini juga cukup banyak, berikut ini asal muasal seseorang di vonis dokter mengidap penyakit jantung:

1. Tekanan darah tinggi

Tekanan darah yang tinggi atau hipertensi menjadi musuh besar paenyakit ini. Setiap dua kasus kematian seseorang akibat serangan jantung dikarenakan tekanan darah yang tinggi. Untuk itu, bagi Anda yang meamiliki tekanan darah tinggi sedari dini rutin mengecek kondisi jantung minimal 3 kali dalam setahun.

2. Kadar kolesterol tinggi

Setelah tekanan darah tinggi yang menjuarai, kolesterol menjadi penyabab kedua serangan jantung. Kolesterol tinggi memicu terbentuknya plak dalam pembuluh darah yang mempengaruhi proses pemasokan darah normal dalam tubuh dan menyebabkan gagal jantung.

3. Usia dan jenis kelamin

Umumnya dan normalnya penderita mengidap penyakit jantung saat berusia diatas 65 tahun. Penyakit ini juga lebih sering menyerang kaum adam daripada hawa.

4. Keturunan dan penyakit kronis

Jika Anda mempunyai orang tua yang memiliki riwayat penyakit jantung, maka besar kemungkinan Anda mengidap penyakit serupa.

5. Gaya hidup

Setiap penyakit yang menjangkiti seseorang tak lepas dari bagaimana keseharian penderita dalam menjaga kondisi kesehatannya. Merokok, minum alkohol, sering dugem di bar, makan makanan tak bergizi dan tidur tidak teratur akan memperbesar risiko seseorang terserang penyakit jantung.

Cara Mencegah Penyakit Jantung


Melihat banyak orang yang meninggal akibat serangan jantung, diperlukan langkah pengobatan agar angka kematian yang disebabkan oleh penyakit ini berkurang. Namun, sebelum mengobati Anda lebih baik melakukan berbagai upaya pencegahan agar terhindari dari penyakit jantung, yang pati diawali dengan memperbaiki gaya hidup menjadi lebih sehat.

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus Anda terapkan untuk mencegah dan memperkecil kemungkinan Anda terserang penyakit jantung:
  • Jauhi makanan yang mengandung kolesterol (LDL) tinggi karena kolesterol menjadi salah satu penyebab serangan jantung.
  • Konsumsi makanan kaya serat seperti buah dan sayur. Serat memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan.
  • Jaga emosi dan jangan sampai stres.
  • Jangan terlalu sering dan berlebihan dalam konsumsi alkohol, bahkan sebisa mungkin untuk menjauhinya.
  • Berhenti merokok. Zat kimia seperti nikotin dan karbon monoksida adalah racun bagi tubuh yang masuk ke dalam aliran darah.

Jika Anda sudah terlanjur mengalaminya, maka sudah sepantasnya Anda berobat secara intens pada dokter.

Baca juga artikel lainnya mengenai cara menjaga kesehatan jantung dan makanan untuk kesehatan jantung. Semoga bermanfaat.

Gejala Tipes, Penyebab dan Cara Mencegahnya

http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2014/05/gejala-tipes.html
Tifus atau lebih mudah diucap oleh masyarakat Indonesia dengan sebutan tipes merupakan sebuah penyakit yang mengjangkiti manusia karena terjadinya peradangan pada usus. Penyakit tipes merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Salmonella yang menyelinap kedalam tubuh manusia melalui saluran pencernaan berupa usus, setelahnya bakteri akan menyebar ke seluruh tubuh dengan media darah sebagai perantaranya (infeksi sistematik).

Jika Anda adalah orang yang berkecimpung di dunia kedokteran pasti sudah tidak asing dengan penyakit ini, namun apabila Anda (pembaca) merupakan orang awam dengan bidang kedokteran dan ingin mengetahui bagaimana sih bibit bebet dan bobot tentang penyakit ini, berikut ini akan dijelaskan mengenai penyakit tipes dimulai dari gejala, penyebab, dan cara mencegahnya.

Gejala Penyakit Tipes


Gejala atau tanda penyakit tipes bisa Anda kenali dari beberapa hal seperti berikut.

1. Keracunan Makanan (Salmonellosis)

Terasa nyeri di bagian perut, sering mual, dehidrasi (kehausan), muntah, diare, dan demam merupakan tanda atau gejala tipes yang disebabkan oleh keracunan makanan.

2. Radang Usus

Gejalanya bisa berupa demam, diare yang disertai darah, dan rasa nyeri di bagian perut.

3. Keracunan Darah

Jika keracunan darah maka akan timbul beberapa gejala seperti demam, berat badan turun drastis, rasa nyeri di perut, bernafas lebih cepat, tekanan darah menurun, ukuran hati membesar, sering kedinginan (menggigil), nafsu makan terganggu, jantung berdetak lebih kencang, sering kaget, dan limfa membesar.

4. Lemas, Pusing, dan Sakit Perut

Akibat demam yang tinggi biasanya penderita akan sering lemas disertai kepala pusing. Karena hati dan limfa membengkak biasanya penderita juga akan merasakan sakit di bagian perut.

5. Pingsan

Dalam kondisi normal biasanya penderita akan lebih rileks dengan berbaring tanpa melakukan banyak pergerakan, namun jika kondisi parah kerapkali terjadi gangguan kesadaran sehingga pingsan.

Penyebab Penyakit Tipes


Seperti yang telah dijelaskan tadi, penyebab seseorang menderita tipes adalah dikarenakan adanya bakteri yang menyusup kedalam tubuh, nama bakteri tersebut adalah Salmonella Typhi. Bakteri ini bisa masuk karena sebelumnya menempel pada makanan dan minuman yang kita konsumsi.

Prosesnya ketika makanan yang kita makan secara tak langsung tanpa disengaja menjadi tidak sehat karena adanya lalap yang hinggap pada makanan tersebut sebelum Anda konsumsi. Hewan inilah yang membawa bakteri tersebut pada makanan.

Tak hanya itu, penyebab sepelenya bisa juga karena kebiasaan Anda tidak mencuci tangan dengan bersih ketika ingin makan karena bakteri tersebut besar kemungkinan menempel pada telapak tangan Anda yang akan Anda gunakan untuk mengambil makanan.

Cara Mencegah Penyakit Tipes


Jika Anda takut menderita penyakit ini, maka segeralah melakukan beberapa langkah pencegahan agar Anda tak terjangkiti tipes. Berikut ini beberapa cara mencegah penyakit tipes secara sederhana yang diawali dengan menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan tubuh kita agar tidak menjadi sarang penyakit. Setelah itu lakukan beberapa tips berikut untuk menjaga kondisi Anda agar tak terserang tipes.
  • Jangan sembarangan jajan di pinggir jalan karena Anda tidak tahu apakah proses pengolahan, baik itu menggoreng ataupun merebusnya dengan cara yang benar dan dilakukan di tempat yang bersih atau kotor.
  • Jika ingin mengonsumsi telur, pastikan untuk menggoreng atau merebus telur sampai benar-benar matang, jangan dibuat setengah matang.
  • Tingkatkan sistem imun Anda agar terhindari dari tipes dengan cara melakukan imunisasi tipes pada dokter.
  • Jaga juga kesehatan Anda dengan cara beristirahat yang cukup dan berkualitas, sehari minimal 7 - 8 jam.
  • Olahraga secara teratur, lebih baik Anda lakukan ketika pagi hari saat angin masih segar dan belum tercampur oleh polusi.
  • Jika Anda sudah pernah menderita tipes, usahakan untuk mengurangi waktu kerja Anda atau setidaknya jangan sampai Anda kelelahan karena penyakit ini sewaktu-waktu bisa kambuh.
  • Mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan.

Penjelasan penyakit tipes ini semoga berguna untuk Anda, dan jika Anda adalah pengidap tipes maka bersabarlah karena setiap penyakit pasti ada obatnya. Yang terpenting Anda jangan pasrah karena tipes merupakan penyakit yang bisa diobati, baik secara medis ataupun herbal/alternatif.

Gejala Kanker Serviks, Penyebab dan Cara Pencegahan

http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2014/05/gejala-kanker-serviks.html
Apa itu kanker serviks? Kanker serviks adalah salah satu jenis penyakit kanker ganas yang terbentuk dalam jaringan serviks (organ penghubung antara uterus dengan vagina). Kanker serviks dibagi menjadi beberapa tipe, namun yang paling umum biasanya diberi istilah dengan squamous cell carcinoma (SCC) yang merupakan 80 sampai 85 persen dari jenis kanker servriks. Kanker ini bisa menghinggap pada jaringan serviks akibat adanya infeksi Human Papilloma Virus (HPV).

Selain itu ada juga beberapa tipe kanker serviks yang langka dan tidak ada kaitannya dengan HPV seperti adenocarcinoma, adenosquamous, adenousarcoma, carcinoma, small cell, melanoma dan lymphoma.

Gejala Kanker Serviks


Gejala kanker serviks harus Anda waspadai agar jika suatu saat Anda mengalami beberapa tanda-tanda tersebut bisa dilakukan langkah pencegahan.

Sebenarnya gejalanya terbagi menjadi dua, namun sebelum membahas keduanya ada beberapa gejala umum yang sering dirasakan tubuh ketika ingin mengidap penyakit ini. Berikut ini beberapa diantaranya.

1. Terjadi pendarahan pada organ intim wanita saat menjalani hubungan seksual, dan disaat tidak dalam periode datang bulan atau sehabis menopause.
2. Darah yang keluar dari vagina begitu kental dan mengeluarkan bau tak sedap.
3. Pinggul terasa sakit dan nyeri saat berhubungan.

#Gejala Kanker Serviks Stadium Awal


Gejala kanker serviks stadium awal biasa ditandai dengan timbulnya keanehan pada dinding leher rahim atau serviks atau lebih tepatnya di area organ intim wanita. Perlu Anda ketahui kalau gejala kanker serviks stadium awal hampi tidak bisa dikenali dengan jelas, maka dari itu Anda wajib melakukan pemeriksaan secara rutin pada dokter spesialis untuk melakukan vaksinasi kanker.

#Gejala Kanker Serviks Stadium Lanjut


Beda dengan stadium awal, untuk gejala kanker serviks stadium lanjut lebih mudah untuk di kenali karena kelainan fisik dan beragam keluhan sering dilontarkan oleh penderita seiring bertambah parahnya stadium kanker ini. Berikut ini gejala umum terjadinya kanker serviks stadium lanjut.
  • Jika mengalami keputihan sangat sulit untuk diobati bahkan tak bisa diatasi.
  • Terjadi pendarahan pada vagina, memang ini wajar ketika memasuki masa haid, namun Anda harus curiga karena hal ini salah satu tanda penyakit ini.
  • Pendarahan setelah menopause, maka dari itu segera lakukan pemeriksaan rutin untuk memastikan apakah Anda mengidap atau tidak.

Dengan mengetahui gejala kanker serviks maka Anda lebih mudah mendiagnosa apakah Anda kemungkinan besar terserang atau tidak.

Penyebab Kanker Serviks


Kanker serviks terjadi karena adanya infeksi Human Papilloma Viruses (HPV) yang menjadi faktor utama dan paling umum menjadi pemicunya. Virus-virus ini menular ketika berhubungan seksual, baik oral maupun anal.

Penyakit ini lebih sering diidap oleh wanita yang sering melakukan hubungan seksual karena sangat riskan menderita penyakit ini. Untuk wanita yang memiliki memiliki partner seks lebih dari satu lebih besar berisiko terserang kanker serviks.

Cara Mencegah Kanker Serviks


Waspadai gejalanya, kenali penyebabnya, selanjutnya lakukan pencegahan agar tidak terserang kanker serviks.

1. Melakukan tes papsmear secara teratur

Dengan intens melaksanakan tes papsmear bisa menolong Anda untuk memahami apakah Anda berisiko terkena kanker serviks atau tidak. Dengan begini, ketika sewaktu-waktu kanker serviks muncul Anda sudah bisa mengenal dan menangani dengan melakukan pengobatan di dokter, sehingga tingkat keselamatan Anda cukup tinggi.

2. Vaksin HPV

Salah satu faktor pemicu kanker servis adalah infeksi HPV. Tindakan yang bisa Anda pilih yaitu melakukan vaksin HPV secara teratur karena bisa mencegah kanker serviks lebih efektif.

3. Tidak gonta-ganti pasangan

Cukup pada satu partner insan, sebab jika Anda memiliki lebih dari satu infeksi HPV berisiko menular lebih tinggi pada Anda saat berhubungan intim.

4. Pola hidup sehat

Seiring melakukan langkah pencegahan Anda juga bisa memulai pola hidup sehat seperti rajin berolahraga, mengatur pola makan, memilih makanan bergizi, tidak merokok, dan menghindari segala perbuatan yang bisa mengganggu kesehatan.

Sekarang ini sudah banyak produk herbal yang mampu untuk mengobati kanker serviks. Namun, lebih baik Anda jangan langsung tertarik dengan obat herbal yang beredar karena jika sesuatu terjadi pada Anda, siapa yang akan disalahkan? Untuk itu lebih baik langsung pada ahlinya yaitu dokter.
Monday, May 12, 2014

Gejala Kanker Payudara, Penyebab dan Cara Pencegahan

Kanker Payudara
Secara umum, Kanker payudara (Carcinoma mammae) merupakan kanker yang tumbuh di dalam jaringan payudara dalam bentuk benjolan atau tumor ganas. Awalnya kanker tumbuh di dalam kelenjar susu, saluran susu, jaringan lemak maupun jaringan ikat yang berada dalam payudara. Menurut wikipedia, kanker payudara merupakan salah satu penyakit neoplasma yang ganas dimana berasal dari parenchyma.

Gejala Kanker Payudara


Kanker payudara memiliki beberapa gejala atau tanda-tanda klinis yang akan timbul di daerah payudara.

Biasanya, pada payudara si pengidap akan terdapat benjolan kecil yang bentuk dan ukurannya terasa berbeda dari jaringan payudara di sekitarnya. Benjolan ini tidak membuat si penderita merasakan efek apapun seperti nyeri dan sakit. Pada benjolan tersebut biasanya memiliki pinggiran yang tidak teratur.

#Gejala Kanker Payudara Stadium Awal

Pada calon pengidap kanker payudara stadium awal bisa mendeteksi dengan cara mendorong benjolan yang berada dibawah kulit tersebut menggunakan jari tangan.

#Gejala Kanker Payudara Stadium Lanjut

Ketika sudah masuk ke stadium lanjut, benjolan tersebut umumnya melekat pada permukaan dada atau kulit di area sekitarnya. Adapun pada benjolan akan mengalami pembengkakan bahkan borok di kulit payudara. Anda pasti akan mengira bahwa kulit yang menutupi benjolan tersebut seperti kulit jeruk, karena memang mirip.

Gejala lain yang akan dirasa oleh pengidap kanker payudara stadium lanjut misalnya terasa nyeri pada bagian tulang, berat badan akan menurun dan terjadi pembengkakan lengan atau ulserasi kulit.

Namun, untuk memudahkan Anda dalam mendiagnosa apakah Anda atau kerabat Anda mengidap penyakit ini atau tidak bisa dilihat dari gejala lain berikut ini.

Gejala lain yang biasa dirasakan:
  • Benjolan juga timbul di daerah ketiak
  • Payudara akan berubah bentuk dan ukurannya pun ikut berubah
  • Akan keluar cairan yang tidak normal dari puting susu, misalnya seperti berdarah, bewarna kuning sampai kehijauan, bahkan bisa juga bernanah
  • Seiring perkembangan kanker akan terjadi perubahan warna dan juga tekstur kulit payudara, puting susu dan areola (daerah di sekeliling puting susu yang bewarna kecoklatan)
  • Payudara tampak kemerahan
  • Rasa nyeri di bagian payudara akan timbul

Semua gejala tersebut wajib Anda ketahui dan kenali agar jika sewaktu-waktu Anda merasakannya bisa langsung melakukan pemeriksaan ke dokter agar bisa ditangani lebih cepat.

Penyebab Kanker Payudara


Kanker payudara bisa disebabkan oleh beberapa faktor, namun tidak bisa dipastikan apa penyebab sesungguhnya. Beberapa faktor yang membuat wanita lebih rentan terkena kanker payudara ini adalah sebagai berikut.

1. Faktor usia (60% diidap oleh wanita yang berusia diatas 60 tahun dan risiko terbesar penyakit ini menjangkiti seorang wanita yang usianya diatas 75 tahun).
2. Riwayat keluarga (Jika ada ibu, saudara perempuan atau anaknya menderita kanker payudara, kemungkinan besar Anda juga menderita kanker payudara.
3. Menarke (Semakin muda mengalam menarke, risiko terserang kanker payudara juga lebih tinggi).
4. Pemakaian pil KB (Pemakaian pil KB bisa menambah risiko seorang wanita mengidap kanker payudara, tergantung pada usia, lamanya pemakaian dan faktor lain).
5. Alkohol (Seorang wanita lebih berisiko terserang kanker payudara jika dalam sehari meminum alkohol lebih dari 2 gelas).

Langkah Pencegahan


Para pakar diet dan kanker beropini dengan penuh yakin bahwa program diet dan rutin melakukan pola hidup sehat secara umum bisa mengurangi risiko seseorang terjangkiti kanker payudara.

Seperti yang dikatakan tadi, jika Anda sudah merasakan beberapa gejalanya langsung saja lakukan pemeriksaan ke dokter karena jika masih stadium dini masih bisa diobati.

SADARI: Lakukan pemeriksaan payudara secara intens dan mammografi sebagai prosedur penyaringan merupakan 3 alat untuk mendeteksi kanker secara dini. Lihat juga artikel tentang gejala kanker serviks. Semoga bermanfaat dan jagalah selalu kesehatan Anda.